follow me

Efek Samping Suntik Anestesi Spinal Setelah Operasi Hingga Tidak Boleh Bekerja Berat Minimal 8 Bulan

Secara umum pengertian anestesi spinal yaitu proses pemberian suntikan pada cairan serebrospinal yang mengelilingi sumsum tulang belakang untuk menghilangkan rasa atau sensasi di tubuh sebelum menjalani operasi atau prosedur kesehatan lainnya. Dari pengalaman setelah operasi hernia kemarin, proses penyuntikan tidak terasa sakit karena pada bagian area punggung (ruas-ruas tulang belakang) yang akan disuntik diberikan anestesi spray dan ditunggu beberapa saat, hingga pada waktu proses penyuntikan jarum terasa dingin.


Di internet beberapa artikel yang menyampaikan prosesnya sangat sakit dan penting untuk tidak bergerak pada saat itu. Akan tetapi rumah sakit tempat berlangsungnya operasi saya tidak demikian. Bahkan dokter yang sudah melakukan suntikan anestesi tersebut berbicara "Loh, kok tidak sakit!" seolah mengungkapkan isi hati saya dari bayangan bahwa proses ini sangat menyakitkan. Setiap rumah sakit mungkin berbeda atau memang itu kebijakan baru dan artikel yang saya baca tersebut sudah lama. Bagi yang ingin melakukan operasi bisa berkonsultasi dan bertanya perihal ini pada dokter yang menangani.

Dalam beberapa menit setelah proses penyuntikan selesai, pada bagian kaki mulai terasa (lemas) kesulitan untuk digerakkan karena proses anestesi bekerja, hingga akhirnya tidak bisa menggerakkan kaki sama sekali. Anestesi spinal juga akan memengaruhi saraf sensorik pada anggota tubuh yang berada di bawah lokasi penyuntikan, seperti perut, pinggul bagian bawah, area kelamin, paha dan kaki, sehingga saraf mati rasa (baal) dan tidak dapat merasakan nyeri. Hingga akhirnya selesai menjalani proses operasi hernia yang saya alami. Untuk ibu-ibu yang akan melahirkan caesar dan kebetulan sedang membaca artikel saya ini tenang saja karena tidak akan diberikan anestesi spinal, melainkan anestesi epidural.

Dari judul artikel ini mungkin akan bertanya-tanya apa itu "Efek Samping Suntik Anestesi Spinal Setelah Operasi ..."
Baiklah, akan saya jelaskan berdasarkan dari pengalaman yang saya alami. Perlu diingat bahwa penjelasan saya ini bukan hasil dari tanya jawab atau berdasarkan hasil interview dari dokter, jadi apabila merasa ragu sebelum membacanya lebih lanjut bisa berhenti sampai di sini saja.

Selain untuk menghilangkan rasa atau sensasi di tubuh sebelum menjalani operasi atau prosedur kesehatan lainnya, anestesi juga berperan agar otak lebih memfokuskan proses pemulihan atau regenerasi pada luka bekas jahitan bagian dalam setelah operasi. Sekitar 6 hingga 8 jam anestesi mulai hilang dan benar saja setelah operasi saya merasakan bagian yang mati rasa lebih cepat hilang sedikit demi sedikit keluar bersama keringat walaupun hanya tertidur beberapa menit. Mungkin terkesan tidak masuk akal apa yang saya sampaikan ini, tapi ketika tidak tertidur rasanya proses redanya anestesi tidak berkurang sedikitpun dan seolah lama. Tidak hanya sampai pada hilangnya anestesi setelah beberapa jam setelah operasi, tapi juga beberapa bulan selanjutnya selama proses pemulihan akan merasakan rasa cepat lelah jika terlalu banyak bergerak dan melakukan aktifitas. Karena otak akan lebih memfokuskan pada bekas luka operasi dengan di dukung beberapa resep obat yang diberikan dari rumah sakit. Perbandingannya mungkin lebih banyak istirahat dan berbaring daripada untuk sekedar berjalan atau duduk seperti biasa.

Jika ada pertanyaan "Apakah berbahaya jika dipaksa untuk beraktifitas normal seperti orang pada umumnya setelah beberapa mingggu?" maka jawaban yang bisa saya berikan ialah sangat beresiko, karena proses pemulihan butuh waktu lebih lama dari itu. Hal yang kemungkinan terjadi bisa saja pendarahan pada bagian dalam bekas luka, semula kinerja otak yang memfokuskan pada penyembuhan jadi terbagi. Contoh yang lebih sederhana yaitu ibarat tangan luka gores dan berdarah, otomatis melalui saraf yang terhubung jadi merasakan sakit atau perih. Disini otak akan berperan banyak, mulai dari melakukan proses penghetian pendarahan, mengurangi rasa sakit, proses pemulihan atau regenerasi sel agar luka cepat sembuh dan lain sebagainya.

Kenapa "... Tidak Boleh Bekerja Berat Minimal 8 Bulan"?
Hal ini sebenarnya anjuran dari dokter bedah yang menangani operasi hernia saya. Ketika memasuki bulan ke 3 setelah operasi saya coba beberapa kali untuk menulis atau mengedit tema sambil duduk di depan laptop sekitar 5 menit berlalu rasanya tubuh benar-benar cepat lelah, bisa diibaratkan rasanya seperti duduk berjam-jam. Akhirnya saya urungkan dan kembali berbaring. Kemudian dari keluarga dan orang-orang yang pernah mengalami ini menyarankan saya minimal satu tahun untuk benar-benar pulih.