follow me

Hindari Resiko Pantauan Tindak Kejahatan Dari Media Sosial Dan Smartphone


Kita pernah medengar suatu ungkapan, bahwa "Tindak kejahatan bisa terjadi kapan saja, di mana saja, tanpa peduli siapa korbannya". Setiap aksi tentu akan dipersiapkan dengan teliti, mulai dari media sosial sebagai salah satu pilihan untuk memantau kegiatan target yang akan dijadikan korbannya. Hal ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi beberapa pengguna media sosial yang akhirnya membatasi akses ke akun mereka dan hanya untuk keluarga atau teman yang mereka kenal. Ada beberapa cara untuk Hindari Resiko Pantauan Tindak Kejahatan Dari Media Sosial Dan Smartphone:

1. Tidak Mengunggah Photo Secara Real Time

Secara tidak langsung mengunggah photo (secara real time) seperti halnya memberikan informasi posisi saat ini kepada seseorang yang bisa mengakses akun media sosial kemudian informasi tersebut diteruskan kepada suruhannya yang mungkinkan terjadinya tindakan penculikan, kekerasan, perampasan barang berharga, dll. Ada banyak waktu luang ketika sudah sampai di rumah untuk mengedit, mengunggah photo, dan merespon tanggapan dari media sosial.

2. Tidak Menyertakan Tag Lokasi GPS

Ketika sedang pergi bertamasya seringkali update story di medial sosial dengan menyertakan tag lokasi GPS yang sebenarnya tidak perlu. Secara tidak sadar dengan melakukan hal tersebut sudah menginformasikan kepada orang yang akan melakukan tidak kejahatan bahwa posisi (target) sekarang ada di suatu daerah berdasarkan tag lokasi GPS yang dibagikan.

3. Hindari Penggunaan Wi-Fi Public

Akses internet gratis tentu akan membuat beberapa pengguna gadget tergiur, alih-alih bisa menghemat paket data yang ada. Menyediakan Wi-Fi Plublic bukan tanpa alasan, tetapi ada beberapa oknum yang memanfaatkan kesempatan ini untuk mengambil data pribadi pengguna ketika terhubung.

4. Hindari Penggunaan Charge Smartphone Dengan Port USB Public

Pastikan untuk tidak menggunakan fasilitas charge yang sudah disediakan lengkap dengan kabel siap pakai, atau hanya port USB saja dan kita hanya perlu menambahkan kabel USB sendiri. Hal ini untuk menghindari pencurian data di smartphone ketika sedang menunggu battery terisi dari port USB yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa. Carilah fasilitas yang mendukung untuk menggunakan travel adapter yang kita bawa sendiri.