follow me

Hati-Hati Dalam Menggunakan Data Pribadi Ketika Di Internet


"Tidak ada system yang aman" Adalah suatu ungkapan yang perlu benar-benar diketahui ketika akan mengakses dan menggunakan layanan internet. Setiap kegiatan yang kita lakukan memiliki rekam jejak digital, mulai dari perangkat yang kita gunakan, layanan provider internet, peta lokasi dari mana kita terhubung ke internet, hingga akses apa saja yang sudah kita lakukan. Semua informasi tersebut digunakan untuk meningkatkan layanan perusahaan atau kebijakan pemerintah yang bersangkutan. Kegiatan tersebut juga akan dikatan hal yang wajar bagi para pengguna. Akan tetapi dibalik semua itu masih ada yang belum menyadari dan menganggap data yang mereka berikan disimpan dengan aman.

Setiap penyedia layanan di internet tidak ada yang memaparkan akan menjamin data yang sudah diberikan oleh pengguna, beberapa penyedia layanan hanya terbatas memberikan keamanan kepada layanannya saja agar tetap stabil. Hal ini menjadi celah bagi para pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mencuri data pribadi pengguna untuk dijual. Dampak paling serius adalah menghapus dan manipulasi data yang mengakibatkan kerugian karena lumpuhnya layanan tersebut.

Berikut ini ada beberapa kiat-kiat untuk menjadi referensi tentang perlu tidaknya memberikan informasi atau data pribadi pada suatu layanan tertentu di internet:

1. Akses perangkat pengguna

Setiap pertama kali mengakses layanan di internet baik itu website atau aplikasi tertentu pasti akan ada notifikasi tentang pemberitahuan untuk memperoleh informasi pengguna, mulai dari jenis perangkat yang digunakan, browser, lokasi, riwayat penelusuran, dan alamat penyedia layanan.

2. Pisahkan data dari perangkat

Untuk mengingat sesuatu, beberapa penguna akan menulis data diri, rekening bank, pin, email, dan kata sandi pada perangkat yang digunakan.Padahal tindakan tersebut sangat berbahaya sekali, mengingat hampir semua aplikasi yang terpasang dan terhubung ke internet bisa mengumpulkan data tersebut sewaktu-waktu tanpa kita sadari.

3. Hindari layanan prematur

Penawaran layanan yang menggiurkan dengan bermodalkan cukup data pribadi saja sudah bisa menggunakannya, tentu akan menarik banyak pengguna untuk mencobanya. Apalagi layanan tersebut dirasa menjadi solusi yang tepat untuk sementara itu. Perlu diperhatikan tentang kebijakan dan ketentuan dari layanan tersebut apakah mencakup fasilitas permintaan penghapusan data pribadi dari pihak pengguna atau tidak, apabila sudah berhenti menggunakan layanan tersebut.

Image Source: Boston Hassle